MADIUN – Memastikan penanganan medis berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga pasien. Pemerintah Kota Madiun mengunjungi langsung jemaah haji tahun 2026 yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU non-ventilator RSUD dr. Soedono, Selasa (23/6).
Rombongan dipimpin langsung oleh Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun bersama Sekretaris Daerah Soeko Dwi Handiarto, Perwakilan dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), sejumlah perangkat daerah terkait, serta Lurah Klegen.
Jemaah haji atas nama Yetty Trisnogati berusia 70, warga Jalan Dwijaya IX, Kelurahan Klegen, sebelumnya ia sudah menjalani perawatan di Mekkah sejak 1 Juni 2026 sehingga tidak dapat kembali bersama Kloter 22 Kota Madiun.
Setelah kondisi membaik, Yetty bisa dipulangkan melalui skema tanazul akhir bersama Kloter 71 Debarkasi Surabaya, Jumat (19/6). Namun, setibanya di tanah air kondisi kembali menurun hingga harus dirujuk ke RSUD dr. Soedono, Minggu (21/6). Saat ini, pasien masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU non-ventilator.
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan penanganan kesehatan warga berjalan maksimal, termasuk melalui pendampingan langsung kepada keluarga pasien.
“Kami memastikan penanganan medis berjalan optimal dan terus memberikan dukungan moral kepada keluarga. Kami juga berkoordinasi dengan tim dokter terkait perkembangan kondisi pasien,” ujarnya.
Plt Wali Kota Madiun juga menambahkan, bahwa Pemkot Madiun melalui Dinkes PPKB dan Kelurahan Klegen akan terus melakukan pemantauan serta pendampingan hingga kondisi pasien membaik.
“Pendampingan akan terus dilakukan sampai kondisi pasien menunjukkan perkembangan yang lebih baik,” pungkasnya. (rams /im/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun